21 Julai 2010

Tika ini dan saat itu.

Kamu,

saat pestime melihat kamu dalam kursus induksi dahulu,
hati berdetik,
ele, sangat poyo mamat itu, bajet cam bagus je ko kan!. *stetmen dengki
dan ada terasa juga,
kamu seperti selalu memerhatikan saya. *prasaan

saat digandingkan berdua menjadi emcee ketika induksi,
gigil saya terlebih-lebih,
bukahlah sebab anxiety disorder yang digembar-gemburkan,
tapi,
sebab debaran jantung yang dabeltriple kencang di saat kamu berdiri di sebelah. =p

saat melihat kamu dari belakang sewaktu selesai solat berjemaah dalam kursus BTN,
hati berdetik secara tiba-tiba,
kan bez kalo mamat baju melayu biru itu jadi suami. haha.
tapi, cepat-cepat hati istighfar semula bila memikirkan saya suda berboyafren di ketika itu.

saat kamu menjauhkan diri dari diri ini,
hati berkata-kata,
dah orang tanak kawan dengan kita, kita tak boleh paksa.

saat mendengar kamu telah menjadi tunangan orang,
hati tiada rasa,
tapi berbisik kepada Tuhan,
Ya Tuhan, kalau dia bukan jodohku, jauhkan dia dariku. jika dia sememangnya untukku, kau kembalikan dia kepadaku.

saat ditinggalkan sang boyafren, dan saat menatap gambar kenangan ketika dalam train,
air mata bercucuran sambil mulut mengucapkan,
sampai mati kamu bukan jodoh saya. tuhan jauhkan dia dari saya. *nak kata sedih tak sedih, tatau nak kata apa.saat rakan-rakan suka bercerita tentang kamu kepada saya,
hati pedih sedih,
bercampur-baur dengan rasa menyampah,
dan mulut berkata, saya tak suka kamu, *egois
takan suka kamu sampai bila-bila.

saat melihat kamu di gelanggang tempat bermain,
pura-pura tidak menyedari kamu,
tapi kalo ada kesempatan akan mencuri-curi pandang,
kemudian,
senyum diam-diam di dalam hati,
walaupun sedar kamu milik orang.

saat kamu menegur di suatu hari setelah bertahun tidak bertegur sapa,
hati hairan bin ajaib,
tapi berpura bagai tiada apa,
menerima kamu sekadar teman biasa.

saat semua cinta meninggalkan,
saat diri sudah hilang rasa untuk semua itu,
saat hilang keyakinan untuk setiap hari mendatang,
kamu datang menyelamatkan, mengurai segala kekusutan.
meminjamkan bahu dan tangan,
mendengar segala rintihan.

saat mulut mengatakan tiada rasa apa antara kita,
dalam hati,
sebenarnya,
ada cinta.

Tuhan mengapa sekarang, tidak dahulu,
satu jawapan yang ada,
Semua yang tuhan jadikan ada sebabnya.
Kun fa ya kun.
Kalau Tuhan nak ia jadi, ia jadi,
Kalau tak, ia takan jadi.
Kerja Tuhan,
tak siapa yang tahu.

8 ulasan:

  1. jodoh kan....... impian jadi kenyataan :)

    selamat pengantin baru k.cik!

    love,
    beby

    BalasPadam
  2. aku ulang2 baca ni. bestlah doa yang jauh kan dia dari aku tu. hihi. azie suka kesah percintaan korang. dia admire korang tau.

    bebycantek

    BalasPadam
  3. bie:
    tq admire kisah ai. aku doakan ko pun akan jumpa laf ko suatu hari nnt. jgn benti bdoa taw.

    psst: spupu aku kem slm kat azie =p

    BalasPadam
  4. dia untuk kamu
    ingat kata2 akak??
    "camner kalo mmg ko dgn dia?"
    owhhh...jodoh kamu rupanya

    ~makgajah

    BalasPadam
  5. makgajah:

    =p
    tak sangka kan?
    masin mulut akak.

    BalasPadam